06 09-18

Musyawarah Membawa Berkah: Panti Asuhan Darussalam

avatar

Oleh   Marketing Team

Kategori   Program Kerja Kebutuhan

            Semua masalah memang akan terasa lebih ringan dan menghasilkan jalan keluar yang terbaik. Seperti awal mula terbentuknya panti asuhan Darussalam, berdasarkan rasa peduli dan prihatin terhadap kondisi anak-anak di lingkungannya, Bapak Sumarno dengan beberapa warga yang peduli akan lingkungan, mengadakan pertemuan untuk membahas merencakan apa yang harus dilakukan.

            “Awalnya kita (9 orang) buat pertemuan membicarakan gimana caranya untuk memperbaiki kondisi wilayah di sini. Kita diskusi, untuk membentuk organisasi. Supaya bisa mengimplementasikan rencana-rencana kita supaya lebih terarah, lebih jelas tanggung jawabnya,” jelas Pak Sumarno saat ditemui tim Kapiler Indonesia di Panti Asuhan Darussalam.

            Pada tahun 1996 bulan Desember, secara resmi terbentuklah oraganisasi yang kini kita kenal dengan Panti Asuhan Darussalam. Rencana yang dahulu didiskusikan perlahan mulai dijalankan. Diawali dengan merangkul anak-anak yatim agar dapat didata dan menjadi anak asuh dari panti asuhan Darussalam. Dengan adanya data yang jelas dari setiap anak asuh di panti asuhan Darussalam, memudahkan untuk menjalankan programnya untuk menyantuni anak-anak agar dapat menuntut ilmu di sekolah.

            “Tahun 1996 bulan Desember secara resmi organinasi ini terbentuk. Kemudian kita mulai merangkul anak yatim, menyantuninya dan yang utama kita menyekolahkan mereka, supaya mereka punya kemampuan, punya daya dan bekal. Agar dia menjadi seorang yg mampu berkompitisi di dunia. Misalnya anak anak ingin menjadi polisi ataupun mereka punya cita-cita yang lain,” tutur ia.

            Seriring berjalannya waktu, berbagai kegiatan yang bersifat administratif ditempuh agar panti asuhan Darussalam memiliki legalitas dan kekuatan hukum yang jelas. Selain itu juga, legalitas itu bertujuan agar lebih mudah ketika menjalankan program penggalangan dana melalui proposal, yang ditujukan kepada perusahaan-perusahaan.

            “Lambat laun kita perlu regulasi dan kekuatan hukum dr pemerintah. Dari pemerintah Depok, kita juga sudah ke tingkat provinsi, hingga akhirnya kita sudah diakui oleh Kemenkumham. Tujuannya untuk menggalang dana melalui proposal. Dengan cara itu kita bisa membiayain anak-anak untuk sekolah,” ujar Pak Sumarno.

            Selain sekolah, kegiatan mengaji juga menjadi satu rutinitas wajib yang ada di panti asuhan Darussalam. Agar tidak hanya kebutuhan duniawi yang terpenuhi tetapi kebutuhan secara batiniah juga diberikan secara rutin. Dengan tujuan, agar anak asuh di panti asuhan Darussalam memiliki akhlak yang baik sebagai manusia dan sebagai muslim.

            “Mereka harus mengaji, mengaji itu wajib, tidak bisa sepelekan. Jadi pembinaan religius dan sainsnya juga seimbang. Kalo Cuma sainsnya saja ya kerepotan. Akan jadi beban moral juga buat kita,” tambah pak Sumarno.

            Panti Asuhan Darussalam hingga saat ini sudah memiliki 55 anak asuh, yang dibina dan diberikan smeua kebutuhannya. Tidak hanya anak asuhnya yang diberikan pembekalan secara formal di sekolah tetapi para orang tua dari anak asuh tersebut pun diberi pelatihan dan pembinaan oleh yayasan Darussalam. Bentuk pembinaannya berupa dana sebagai modal untuk berwirausaha. Agar kelak, orang tua pun tidak terlalu bergantung pada yayasan.

            Berkat usaha dan kerja keras dari jajaran pengurus panti asuhan Darussalam, 12 orang anak asuh telah menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sarjana. Dengan program yang berjalan dan terus berkembang, akan hadir para penerus bangsa, dari anak-anak yang memiliki latar belakang kehidupan yang kurang bahagia, namun memiliki semangat juang dan pantang menyerah.

            “Alhamdulillah anak asuh kami sudah ada yang menjadi sarjana, sekitar 12 anak yang sudah lulus. Karena fokus kami untuk membuat mereka kuat secara mental dan didukung oleh spiritual dan pendidikan yang mupuni. Agar kelak anak asuh kami menjadi manusia yang berakhlak dan berguna bagi masyarakat pada umumnya dan pada keluarga pada khususnya,”

            Demi terciptanya pemerataan pendidikan dari usia dini hingga menjadi seorang sarjana, terutama untuk anak-anak yang kurang beruntung seperti anak yatim, anak terlantar, mari kita rangkul mereka melalui program dari Kapiler Indonesia, dengan klik link ini http://kapilerindonesia.com/program_donasi kita akan menjadi bagian lahirnya anak-anak bangsa yang berkualitas. Panti Go Digital!

 

Febrimantara/Kapilerindonesia

Untuk memberikan komentar anda harus login terlebih dahulu

Komentar

Belum ada komentar :(