03 10-19

Ngulik Relawan Asik #2 : Persiapan Menjelang Hari-H Acara

avatar

Oleh   Marketing Team

Kategori   Program Kerja Kebutuhan

 

Sahabat Pili, coba bayangkan adegan ini. Kamu sudah memutuskan ikut kegiatan sosial. Kamu sudah tahu garis besar acaranya, peserta atau sasaran kegiatan, dan lainnya. Tibalah hari-H acara. Ternyata acara yang ditunggu-tunggu tidak berjalan sesuai harapan. Sebabnya sederhana: kamu terlambat! Kamu lupa mengecek jalur transportasi termudah menuju lokasi, tidak estimasi waktu yang dibutuhkan untuk menuju lokasi dari rumahmu, dan parahnya lagi, kamu juga terlambat bangun. Akhirnya tiba di lokasi setelah nyasar karena gmaps yang kurang akurat, sudah lelah duluan, ditambah banjir keringat. Tidak enak, kan, rasanya?

Nah, karena itu di episode kedua Ngulik Volunteer Asik ini, Pili berbagi hal-hal teknis yang mungkin sering teman-teman lewatkan ketika hari-H kegiatan. Terkhusus kegiatan kerelawanan yang sifatnya eventual, kemungkinan besar kamu akan pergi ke tempat yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya.

Pertama, perhatikan petunjuk dari panitia acara. Selain rundown acara dan juklak juknis, petunjuk lokasi yang diberikan perlu diperhatikan. Jika tempatnya di sebuah gedung atau tempat yang familiar, kamu bisa mencari sendiri peta digitalnya di mesin pencari internet. Selanjutnya, estimasi waktu yang dibutuhkan dari tempat tinggalmu ke daerah tersebut bagaimana? Apakah daerah tersebut daerah ramai? sering macet? Angkutan apa yang tercepat dan terdekat ke lokasi? Ini akan membantu sahabat mempersiapkan diri dengan baik untuk datang tepat waktu.

Selain itu, cermati kembali, kebiasaan apa yang membuat kamu terlambat? Sibuk cari baju? Kaus kaki? Baju yang warnanya sesuai dresscode? Antisipasi keribetan pagi hari dengan menyiapkan barang-barang ini di malam hari sebelum acara berlangsung. Kelihatannya simpel, tapi bisa membuat perbedaan besar, lho.

Sepintas masalah waktu adalah hal yang sepele, tapi tahukah sahabat Pili, betapa pusingnya panitia jika relawan yang akan menjadi fasilitator kegiatan datang terlambat? Panitia bukan hanya memperhitungkan waktu yang digunakan untuk acara inti, tapi juga sambutan-sambutan pada saat pembukaan. Tim Kapiler yang menjadi panitia acara Main ke Panti, misalnya, sangat menghargai kakak-kakak relawan yang datang tepat waktu, apalagi ketika lokasi kegiatan di panti asuhan yang rentan nyasar; harus melewati gang-gang kecil sebelum tiba di tempat.

Kedua, istirahat yang cukup. Contohnya, kalau sudah tahu besoknya akan berkegiatan di luar seharian, jangan tidur terlalu larut. Bangun pagi, sarapan tidak terburu-buru, akan memberikan energi dan menjaga mood baik untuk memulai aktivitas. Bayangkan, bagaimana kalau saat berkegiatan perut sahabat Pili berbunyi karena tidak sempat sarapan? Sudah lapar, malu, lagi, ya nggak?

Untuk memberikan komentar anda harus login terlebih dahulu

Komentar

Belum ada komentar :(