26 10-20

Cerita di Balik Beasiswa Anak Hebat

avatar

Oleh   Marketing Team

Kategori   Program Kerja Kebutuhan

 “Setiap orang menjadi guru. Setiap rumah menjadi sekolah.”

-   Ki Hajar Dewantara

Kutipan dari Ki Hajar Dewantara, pendiri sekolah Perguruan Taman Siswa yang memberikan kesempatan pendidikan bagi pribumi di masa pendudukan Belanda dan jasa-jasanya membuatnya dikenal sebagai bapak Pendidikan Nasional ini, terasa sangat relevan dengan kondisi dunia pendidikan sekarang.

Sekolah dari rumah, sistem belajar daring. Sekolah berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi pandemi, termasuk sekolah adik kita di panti asuhan. Pembelajaran jarak jauh membuat kebutuhan mereka bertambah: gawai, juga pulsa untuk belajar. Selain itu, biaya sekolah lainnya tetap seperti biasa.

Sebagai komitmen menunjang pendidikan adik asuh panti, sejak bulan Mei 2019 Kapiler membuka program Beasiswa Anak Hebat, dengan konsep kakak-adik asuh. Setiap anak, yang memenuhi kriteria diajukan untuk mendapatkan beasiswa, akan dicarikan 1 kakak asuh yang mendonasikan dana tiap bulannya melalui Kapiler untuk kebutuhan sekolah anak di panti asuhan. Kakak asuh kemudian akan mendapatkan laporan bulanan mengenai penggunaan dana pendidikan tersebut.

Program ini berangkat dari diskusi tim Kapiler dengan pengurus panti yang memiliki keresahan terkait pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Ditambah dengan terbatasnya akses pengurus panti terhadap informasi peluang beasiswa yang tersedia.

Proses pemilihan anak penerima Beasiswa Anak Hebat berdasarkan asesmen mengenai kondisi keluarga anak, diutamakan anak yatim, sekolah di swasta, serta tidak sedang menerima beasiswa lain. Pertimbangan ini selain dari penilaian prestasi akademik melalui rapor. Kapiler Indonesia juga berkoordinasi dengan pengurus panti dalam komunikasi dengan keluarga adik asuh yang masih memiliki kerabat.    

Penyesuaian yang Terjadi

Perubahan kondisi dan kebutuhan penerima manfaat di lapangan membuat Program beasiswa ini ikut mengalami beberapa penyesuaian, dari semula hanya berfokus pada biaya bulanan sekolah anak panti, jadi mencakup biaya tahunan seperti biaya daftar ulang sekolah, pembelian seragam sekolah, dan biaya ujian. Kini, Beasiswa Anak Hebat juga menyediakan sarana edukasi tambahan untuk adik asuh panti berupa video belajar melalui platform Kapilearning, baik softskill maupun hardskill. Materi video belajar berasal dari kolaborasi dengan sahabat Kapiler yang mau berbagi ilmu dengan anak panti asuhan.

Saat ini Beasiswa Anak Hebat menyalurkan beasiswa ke lebih dari 60 anak di 12 panti asuhan. Adik panti penerima manfaat memiliki jenjang usia sekolah SD-SMA, dengan harapan anak yang dibantu pendidikannya bisa terus bertambah.

Baca juga: Kamu Bisa Sekolah, tapi Aku..?

Khonza Hanifa/Kapilerindonesia

Untuk memberikan komentar anda harus login terlebih dahulu

Komentar

Belum ada komentar :(